trading saham online

Investasi Saham Mulai Rp50? Begini Caranya!

Emiten dengan status saham gocap alias Rp50 sejatinya masih sangat banyak di lantai bursa. Per akhir Januari 2023 saja, tercatat ada lebih dari 90 saham yang memiliki harga serendah itu. Tidak mengherankan jika banyak orang mengincarnya dalam aktivitas trading saham online.

Deretan Saham Gocap

Sejatinya ada banyak saham yang bisa menjadi pilihan Smart People yang ingin mulai membeli atau bahkan berinvestasi saham dengan harga gocap. Pilihannya pun beragam, mulai dari saham properti, transportasi, logistik, dan sebagainya. Berikut beberapa saham yang tercatat per 20 Maret 2023.

  • Saham BAUT dari PT Mitra Angkasa Sejahtera, Tbk.
  • Saham ENZO dari PT Morenzo Abadi Perkasa, Tbk.
  • Saham DADA dari PT Diamond Citra Propertindo, Tbk.
  • Saham DIGI dari PT Arkadia Digital Media, Tbk.
  • Saham GTSI dari PT GTS Internasional, Tbk.
  • Saham IPTV dari PT MNC Vision Networks, Tbk.
  • Saham KUAS dari PT Ace Oldfields, Tbk.
  • Saham PURA dari PT Putra Rajawali Kencana, Tbk.

Tentunya masih ada banyak lagi saham dengan harga Rp 50 per Maret 2023 ini. Semuanya beragam dan dapat Smart People pilih sesuai kebutuhan. Hanya saja, sangat penting untuk tidak terlalu tergiur dengan harga saham yang terbilang sangat murah tersebut.

Lantas, apa yang menyebabkan saham-saham di atas memiliki harga yang sangat murah? Ternyata, ada beberapa penyebab yang mungkin dianggap sebagian besar investor tidaklah memberi hasil maksimal, seperti:

1. Memiliki fundamental yang kurang bagus

Salah satu penyebab mandeknya saham-saham di angka gocap yakni hilangnya antusias investor pada suatu saham karena fundamental yang dianggap jelek. Terlebih jika tidak ada perbaikan kinerja, tentu akan berdampak sangat signifikan.

Kalau dicermati, beberapa saham dengan harga rendah umumnya memiliki fundamental yang terbilang jelek, bahkan tersandung beberapa kasus. Contohnya saja yang pernah terjadi pada saham COWL dari PT Cowell Development, Tbk di mana perusahaannya diputus pailit dan terancam delisting oleh BEI.

2. Terdampak rumor berita buruk

Tidak hanya dari segi fundamental yang kurang bagus. Beberapa perusahaan yang terdampak berbagai rumor seringkali membuat sahamnya anjlok sampai ke angka Rp50. Sebagai contoh yang pernah terjadi adalah saham ZATA dari perusahaan fashion PT Bersama Zatta Jaya, Tbk.

Sebelumnya, saham ini sempat anjlok ke batas Auto Rejection Bawah (ARB) sampai dengan akhir Januari 2023. Hal ini seiring aksi jual pemegang saham pengendalinya, yaitu PT Lembur Sadaya Investama (LSI) beberapa waktu sebelumnya yang dianggap kontroversial.

Selain itu, kabar soal utang perseroan terhadap PT Bank Raya, Tbk (AGRO) juga memberi sentimen negatif sehingga saham dianggap kurang baik untuk dimiliki. Inilah yang kemudian membuat harga saham sempat anjlok meskipun per Maret 2023 sudah mulai naik.

3. Dianggap belum memiliki prospek bisnis

Antusias investor maupun trader trading saham online yang rendah juga menjadi salah satu hal yang membuat saham-saham memiliki harga rendah. Hal tersebut disinyalir karena anggapan beberapa saham yang belum memiliki prospek bisnis yang cerah.

Umumnya, hal ini terjadi pada beberapa saham pendatang baru yang baru melantai di bursa. Para investor mulai berhati-hati dalam memilih saham yang diinginkan sehingga beberapa saham cenderung stagnan di angka rendah tersebut.

Tips Investasi Saham Gocap

Meskipun dinilai kurang baik, namun Smart People tidak boleh asal meragukan saham-saham gocap tersebut. Sebab kenyataannya, ada banyak contoh saham gocap yang malah melonjak selang beberapa waktu, bahkan dianggap sebagai top gainer.

Oleh karena itu, perlunya beberapa cara untuk semakin meyakinkan Smart People dalam memilih saham mana yang tepat dan memberikan hasil yang semakin maksimal. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan.

1. Perhatikan kembali fundamental emiten

Beberapa ahli menilai jika saham-saham gocap akan sulit untuk bangkit. Untuk itu, sangat penting adanya sentimen positif dengan cara melakukan aksi korporasi guna meningkatkan kinerja. Sebagai investor, tentunya Smart People wajib untuk update terhadap hal-hal semacam itu.

Sebelum memilih saham yang tepat, ada baiknya cek kembali dari sisi fundamental apakah laporan keuangan emiten tersebut masih baik. Kalau saham-saham tersebut masih tidak menunjukkan perbaikan, tentu bisa menjadi pertimbangan untuk tidak dipilih.

2. Ketahui rencana bisnis emiten

Ketika Smart People memutuskan ingin melakukan pembelian saham gocap, ketahui kembali rencana bisnis yang dimiliki oleh emiten tersebut. Terlebih, beberapa perusahaan kerap menjalankan sejumlah aksi korporasi seperti merger, akuisisi, dan sebagainya.

Sejumlah keputusan emiten tidak jarang akan berdampak pada posisi dan harga saham. Dengan demikian, ada baiknya Smart People tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan dan lakukan sejumlah analisis guna menghindari kerugian.

Tentunya, memilih saham yang tepat bukanlah perkara mudah. Smart People juga tidak boleh salah memilih aplikasi investasi dan trading. Gunakan RHB Tradesmart ID yang dikenal anti-lag dan berbagai fitur terbaik untuk aktivitas transaksi saham, seperti Smart Fee dan Smart Rate.

Dalam fitur Smart Fee, investor dapat menghemat pengeluaran karena biaya yang dibutuhkan dapat serendah 0,08%. Sementara pada Smart Rate, para trader dapat menikmati margin pinjaman hingga serendah 0.025% selama 3 bulan pertama.

Sebagai catatan, promo trading saham online tersebut hanya berlaku sampai Juni 2023. Jadi, tunggu apa lagi. Segera download RHB Tradesmart di Play Store atau App Store, sekarang!

Source:

Hema, Yuliana. (2023). Harga Saham Ini Hanya Rp 50, Apakah Ada yang Berpotensi Melonjak?. Kontan.co.id

Nurjani, Aris. (2023). Ada 76 Saham di Harga Gocap, Begini Prospeknya. Kontan.co.id

Putra, Dwitya. (2023). Abis ke Gocap, Saham Ini Malah Meroket 70%. CNBC Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *